Jelang Kongres PSSI, Para Legenda Timnas Suarakan Perbaikan Total


jaringberita.com -Jebloknya prestasi sepakbola nasional menjadi perhatian paramantan pemain timnas Indonesia. Jelang Kongres Luar Biasa (KLB)PSSIpada 16 Februari 2023, legenda timnas menyuarakan perbaikantotal di tubuh organisasi PSSI demi kejayaan sepakbola di Tanah Air.

Berhimpun dalam wadah "We Are Football Family", para legenda timnas di antaranya Ferril Raymond Hattu, Ajat Sudrajat, Rony Paslah, Anjas Asmara, Yudo Hadianto, Dede Sulaeman, Nur'Alim, Sutan Harhara, Herry Kiswanto hingga Ferril Raymond Hattu, dan pengamat sepakbola Akmal Marhali diskusi soal prestasi di Pancoran Soccer Field, Jakarta, Senin (7/2) malam.

"Kami tidak dalam konteks dukung mendukung satu calon, ini bentuk peduli kami terhadap prestasi sepakbola yang selama 30 tahun belum berprestasi. Kami ingin ke depan siapapun terpilih segera membenahi sepakbola Indonesia," kata Ajat Sudrajat dilansir rm.id

Hal yang disorot Ajat di antaranya soal keputusan PSSI yang memilih pelatih asing di timnas. Menurutnya, pelatih Shin Tae Yong sudah cukup bagus mengarsiteki Egy Maulana Vikri Cs. Namun tidak semua harus diasuh STY.

"Kami tidak alergi Shin Tae yong. Hanya untuk yang junior baiknya serahkan ke pelatih lokal.Masih banyak pelatih lokal yang bagus yangpunya lisensi A Pro. Namun ketika kami bicara, seperti Fakhri Khusaini yang bicara soal pelatih malah dibungkam. Ini kan tidak bagus.Soal naturalisasi, Ajat minta hal ini segera dihentinkan. Dia yakin pemain Indonesia cukup mumpuni. Hentikan naturalisasi. Yang kita butuhkan bagaimana mengembangkan sikap mental pemain," jelasnya.

Kritikan lain juga terlontar dari Anjas Asmara yang menyoroti pembinaan sepakbola Indonesia yang selalu gagal menjadi juara. Salah satu akar masalahnya orang-orang di PSSI yang lebih mementingkan urusan pribadi daripada prestasi.

"PSSI dari hulu sampai hilir orangnya itu-itu saja. Asprov lah, Exco lah, sepertinya mereka cari gaji bukan prestasi. Seperti ada kerajaan di PSSI. Orangnya itu-itu. Kalau memang tidak ada prestasi, baiknya di bubarjkan saja PSSI," kata

Para legenda sepak bola Indonesia ini berharap ada perubahan baru di KLB. Mereka ingin pengurus baru dapat lebih melibatkan para mantan pemain timnas Indonesia yang sudah terbukti bisa memberikan prestasi.

"Selama ini tidak ada mantan pemain Timnas yang dilibatkan, semua bicara masalah lisensi. Padahal, pengalaman mereka ketika memperkuat Tim Indonesia penting untuk diaplikasikan, bukan cuma lisensi," kata Dede Sulaeman.

Sementara pengamat sepakbola Akmal Marhali menyoroti bobroknya prestasi sepakbola karena keterlibatan mafia judi. "Mafia judi ikut mengatur jalannya pertandingan, ini sangat memperihatinkan. Harus ada upaya total menyikat ini semua," kata Akmal menyoroti perwasitan di Liga 1 Indonesia.

Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KBP) PSSI telah mengumumkan daftar calon tetap untuk mengisi jabatan ketua umum, wakil ketua umum, dan komite eksekutifPSSIperiode 2023-2027.

Terdapat lima nama kandidatketua umum PSSIdan 16wakil ketua umum PSSIyang masuk dalam daftar calon tetap.

Jumlah dan nama-nama tersebut masih sama dengan daftar calon sementara yang sempat diumumkan pada Selasa (31/2/2023) lalu.

Adapun terkait anggota komite eksekutif, terdapat pergeseran angka, dari yang semula hanya berjumlah 53 orang di daftar calon sementara, menjadi 55 orang di daftar calon tetap. Hal ini dikarenakan permohonan banding dua kandidat telah disetujui oleh KBP.

"Kami ulang, (totalnya ada) 5 calon ketua umum, 16 calon wakil ketua umum, dan 55 calon anggota komite eksekutif. Ini yang akan mengikuti proses pemilihan di tanggal 16 Februari 2023," Amir Burhanuddin selalu Ketua KP serta jajaran anggota KP dan KBP lainnya, di Lobby GBK Arena, Senayan, pada Senin (6/2/2023).


Tag:

Berita Terkait

Olahraga

Srikandi PLN Gandeng BMM Salurkan 100 Paket Pangan untuk Dhuafa di Medan

Olahraga

Buka Puasa Bareng KSBSI, Kapolri Ajak Buruh Jaga Persatuan dan Kamtibmas

Olahraga

Audisi The Icon Indonesia Digelar di Medan

Olahraga

KPAI Puji Polri Berhasil Sita 197 Ton Narkoba: Melindungi Anak dan Menyelamatkan Bangsa

Olahraga

Polri Bongkar 38 Kasus Narkoba, IPW: Lebih Bahaya dari Korupsi-Daya Rusak Luar Biasa

Olahraga

MUI Apresiasi Polri Selamatkan Umat dari Bahaya Narkoba