Impian Inter Pupus, Simone Mencak-Mencak Merasa Dirugikan Wasit


jaringberita.com -Impian Inter Milan untuk masuk tiga besar klasemen Serie-A Italia kembali buyar. Nerrazurri – julukan Inter harus rela berbagi poin, setelah ditahan imbang 2-2 atas Monza dalam lanjutan Serie-A di Stadio Briabteo, dini hari kemarin.

lebih dahulu berkat gol Matteo Darmian sebelum Patrick Curria menyamakan kedudukan untuk Monza. Kemudian, gol Lautaro Martinez kembali membuat Inter unggul pada menit ke-20. Keunggulan itu bertahan hingga masa injury time babak kedua.

Luca Caldirola memupuskan kemenangan Inter lewat golnya pada menit ke-90+3. Dengan hasil imbang itu, Inter Milan masih tertahan di peringkat empat klasemen Serie A dengan 34 poin. Sementara Monza naik ke urutan ke-14 dengan 18 poin.

Pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi mencak-mencak wasit karena merasa dirugikan atas hasil imbang 2-2 melawan Monza.

Ada insiden kontroversial yang terjadi ketika Inter Milan unggul 2-1 yakni saat Francesco Acerbi menguasai bola dan punya peluang untuk mencetak gol. Tetapi wasit meniup peluitnya dengan cepat karena Roberto Gagliardini dianggap melakukan pelanggaran.

Padahal, yang terjadi adalah Pablo Mari tersandung rekan setimnya sendiri, Armando Izzo, sehingga Gagliardini hanya meletakkan tangannya saja di punggung bek pinjaman dari Arsenal itu.

Seandainya wasit menunggu meniup peluit sampai setelah bola masuk ke gawang, sang raksasa Kota Milan mungkin punya peluang untuk tetap mendapatkan gol itu setelah melihat Video Assistant Referee (VAR). Akan tetapi, karena peluitnya ditiup sebelum gol terjadi maka tayangan VAR tak bisa diputar.

Menurut Inzaghi, wasit membuat kesalahan karena memberikan pelanggaran terlalu cepat. Walaupun di sisi lain, tendangan Lautaro Martinez yang membentur tiang gawang dinilai Inzaghi seharusnya bisa memberikan kemenangan untuk Inter.

“Kami sangat marah, karena jelas ada kesalahan. Setelah lima tahun VAR, pelanggaran terjadi di mana dua pemain Monza tersandung satu sama lain. Semua orang tahu untuk menunggu dan melihat apa yang terjadi,” kata Simone Inzaghi dilansir Football Italia, kemarin.

Dengan Lautaro membentur tiang gawang, kami seharusnya unggul 3-1, tetapi kami malah menelan hasil imbang yang berasal dari kesalahan serius,” imbuhnya.

Hasil imbang tersebut jelas cukup merugikan Nerazzurri untuk mengejar Napoli di puncak klasemen. Pasalnya, pada tengah pekan lalu mereka baru saja memberikan kekalahan pertama di Liga Italia musim ini bagi tim arahan Luciano Spalletti itu.

Atas hasil ini, Inter Milan tertahan di urutan keempat klasemen sementara Liga Italia dengan torehan 34 poin. Mereka tertinggal dua poin dari saudara sekotanya, AC Milan, yang duduk di peringkat ketiga dan baru akan bermain kontra Lecce pada Minggu (08/01/2023) malam.

Jadi, kegagalan menang atas Monza, menurut Inzaghi, tak lepas dari faktor kepemimpinan wasit Juan Luca Sacchi seperti dilansir rm.id. “Ditambah Lautaro yang kena tiang, kami harusnya unggul 3-1. Namun, kami akhirnya hanya bisa bicara tentang hasil imbang gara-gara sebuah kesalahan fatal,” tandas Simone Inzaghi.

Striker Inter Milan, Lautaro Martinez juga mengakui, insiden tersebut membuat Inter Milan gagal menang. “Itu menjadi pembeda karena insiden tersebut berpengaruh besar pada jalannya pertandingan,” ujar Lautaro Martinez.

“Seperti yang dibilang pelatih kepada kami di ruang ganti, setelah empat atau lima tahun penggunaan VAR dan mereka masih tetap melakukan kesalahan, berarti ini perlu diragukan,” lanjut pemain Timnas Argentina itu.

“Saya pribadi tidak suka dengan VAR, dari awal bahkan sampai sekarang. Namun, ini hal baru di sepak bola dan kami harus beradaptasi, Ini harus digunakan dengan benar jika tak ingin merusak segalanya. Ini bukan cuma karena hari ini kami dirugikan, tetapi karena ini tidak bagus untuk sepak bola,” jelas Lautaro.

Martinez layak terpilih menjadi pemain terbaik pada duel ini. Martinez bermain sejak menit awal dalam pertandingan melawan Monza. Dia tampil apik dengan menyumbang satu gol untuk timnya.

Ia mencetak gol kedua Inter Milan pada menit ke-22. Dia mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan kesalahan yang dilakukan bek Monza Pablo Mari.

Sepanjang pertandingan Martinez tercatat melepas empat tembakan dengan satu di antaranya berbuah gol. Selain itu, dia juga memenangkan dua duel area dan melakukan tiga dribel sukses.


Tag:

Berita Terkait

Olahraga

Juarai Liga Champions, Manchester City Sukses Raih Treble Winners

Olahraga

Simone Inzaghi: Inter Akan Lakukan Yang Terbaik Untuk Melawan Manchester City

Olahraga

Diselip Manchester City, Arteta: Menyedihkan, Kami Gagal Penuhi Ekspektasi Juara

Olahraga

Arteta Yakin The Gunners Arsenal Bisa Kembali Ke Jalur Kemenangan

Olahraga

Operasi Ketupat 2023 Resmi Digelar, Kapolri Minta Berikan Pelayanan Terbaik ke Pemudik

Olahraga

Jurgen Klopp Mulai Ragukan Mohamed Salah Sebagai Algojo Penalti