Duel Penentu Jawara Grup

Arsenal vs PSV Eindhoven

Gabriel Martinelli.

jaringberita.com - Arsenal akan menjamu wakil Belanda, PSV Eindhoven, dalam laga tunda penyisihan Grup A Liga Europa di Emirates Stadium, London, dini hari nanti. Duel ini menjadi penentu siapa jawara grup.

Sedianya, laga Arsenal vs PSV Eindhoven seharusnya digelar pada Kamis (15/9). Namun, terpaksa ditunda menyusul mangkatnya Ratu Elizabeth II.

Jelang laga tersebut, The Gunners – julukan Arsenal, sedang dalam performa terbaik. Pasukan Mikel Arteta itu berhasil menyudahi perlawanan Leeds United dengan skor 0-1 berkat gol semata wayang Bukayo Saka.

Di Grup A Liga Europa, Arsenal juga menjadi pemuncak klasemen dengan berhasil menyapu bersih tiga kemenangan.

Tim Meriam London di musim ini menjelma menjadi tim dengan skuad muda yang menakutkan. Hal itu terbukti, dalam sepuluh laga di Liga Inggris tim asuhan Mikel Arteta baru menelan satu kali kekalahan dan meriah sembilan kemenangan.

Di Grup ALiga Europa, Arsenal juga menjadi pemuncak klasemen dengan berhasil menyapu bersih tiga kemenangan.

Dari sisi lawan, PSV Eindhoven juga tengah berada di tingkat kepercayaan diri yang tinggi dengan berhasil menyapu bersih 4 kemenangan dari laga yang telah dilakoni. Dalam laga terakhirnya, PSV Eindhoven berhasil menang telak atas FC Utrecht dengan skor 6-1.

Laga ini tentu menjadi ujian sesungguhnya bagi Arsenal, mengingat PSV Eindhoven sendiri juga menjadi salah satu klub yang menakutkan di Liga Belanda (Eredevisie). PSV yang datang bertamu tentunya ingin mencuri poin guna mengamankan posisinya di Grup A.

Dalam laga ini, dua wonderkid dalam kedua tim bakal menjadi perhatian. Yakni Gabriel Martinelli (Arsenal) dan Cody Gakpo (PSV Eindhoven).

Kemampuan individu dan kecepatan yang dimiliki oleh Gabriel Martinelli harus menjadi perhatian pelatih PSV Eindhoven, Ruud van Nistelrooy jika tidak ingin sisi kanan pertahanan mereka dibongkar oleh pemain asal Brazil tersebut.

Sementara, Cody Gakpo tampil mengesankan dengan berhasil mencetak 13 gol dan 11 assist dari 18 laga yang telah dijalaninya bersama PSV Eindhoven.

Arsenal dalam laga ini tentu sangat berhasrat mengamankan kemenangan, guna menyegel satu tiket menuju 16 besar Liga Eropa. Terlebih tim asuhan Mikel Arteta bakal main di kandang.

Pelatih Arsenal Mikel Arteta menyatakan, penundaan laga selama lebih dari setengah jam saat listrik di stadion padam adalah hal tepat. Dalam laga, Minggu (16/10) itu akhirnya Arsenal menang 1-0 atas Leeds.

VAR memang menyelamatkan Arsenal, berbicara kepada media setelah kemenangan, Arteta mengakui bahwa hasil pertandingan bisa jauh berbeda tanpa teknologi yang berfungsi.

“Penundaan itu sepadan. Tanpa itu saya tidak tahu apa yang akan terjadi. Leeds selalu sibuk tetapi kami menemukan cara untuk menang,” kata Mikel Arteta, seperti dilansir Sporstmole dari RM.id, Senin (17/10).

Leeds mendapat hadiah penalti tepat setelah satu jam pertandingan berjalan saat VAR melihat handball William Saliba, tetapi tendangan penalti Patrick Bamford melebar.

Penonton Elland Road mengira timnya telah diberikan kesempatan emas lainnya untuk menyamakan kedudukan di injury time babak kedua karena Gabriel Magalhaes awalnya diberi kartu merah langsung karena menendang Bamford di dalam kotak penalti.


Tag:

Berita Terkait

Olahraga

Menang Adu Penalti Dari AS Roma, Sevilla Juara Liga Europa

Olahraga

Diselip Manchester City, Arteta: Menyedihkan, Kami Gagal Penuhi Ekspektasi Juara

Olahraga

Arteta Yakin The Gunners Arsenal Bisa Kembali Ke Jalur Kemenangan

Olahraga

Operasi Ketupat 2023 Resmi Digelar, Kapolri Minta Berikan Pelayanan Terbaik ke Pemudik

Olahraga

Jurgen Klopp Mulai Ragukan Mohamed Salah Sebagai Algojo Penalti

Olahraga

Mikel Arteta Dinobatkan jadi Manager of The Month Liga Inggris