jaringberita.com -Kabaranya, Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Wiranto akan bergabung ke Partai Amanat Nasional (PAN). Masuknya eks Panglima TNI itu bakal membawa gengsi untuk PAN.
Peneliti Lembaga Survei Indikator Politik (IPI) Bawono Kumoro menyatakan, perpindahan kader atau tokoh lumrah terjadi di Indonesia, terutama menjelang Pemilu. Aksi politik diharapkan dapat mendatangkan insentif elektoral dari basis massa tokoh tersebut.
“Tetapi, dalam konteks perpindahan Wiranto dari Partai Hanura ke PAN, hanya menghadirkan gengsi politik bagi PAN. Kurang ngangkat untuk dongkrak suara,” kata Bawono dilansir rm.id.