Utang Baru Didukung Kalau Untuk Kemakmuran Rakyat


Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berbincang dengan Presiden Jokowi di acara KTT G20.

jaringberita.com -Kabar Pemerintah bakal menarik utang baru sebesar Rp 696 triliun di tahun ini menjadi perhatian netizen. Penarikan utang baru disebut tidak layak dilakukan oleh negara kaya seperti Indonesia. Dilansir rm.id, dari akun para netizen.

Akun @_kabarindonesia_ mengunggah meme berisi berita rencana Pemerintah menarik utang baru sebesar Rp 696 triliun. Diharapkan, utang baru bisa membuat keadaan Indonesia semakin membaik.

“Selamat datang tahun baru, semoga tahun ini semuanya akan lebih baik. Aamiin,” ujarnya.

Akun @YanHarahap mengatakan, rencana penarikan utang akan semakin memberatkan Pemerintahan selanjutnya. Kata dia, tahun baru, utang baru dan bayar bunga utang pun terpaksa ngutang.

“Jadi teringat ucapan Fadjroel saat lapar dulu, yang katanya kini sedang kekenyangan, ‘kita ini bangsa apa’,” ungkapnya.

Akun @bachrum_achmadi mengatakan, tahun baru dapat utangan baru. Kata dia, total utang menjadi kurang lebih Rp 8.100 triliun. “Kalau soal utang Pemerintah Jokowi juaranya. Ada yang bisa bantah?” ujar

“Tahun Baru, utang baru. Utang lama, kapan lunasnya,” tambah @abu_waras.

Akun @bukancebong007 mengata­kan, Indonesia adalah negara yang kaya. Jadi, tidak pantas terlalu banyak utang. “Tahunya cuma ngutang, beginilah negara ini dikelola. Padahal negara kita dianugerahi kekayaan alam yang me­limpah,” katanya.

Akun @UdinSol74988301 tidak masalah soal utang yang terus bertambah banyak. Yang jadi masalah, dia bilang, takut tidak bisa bayar sehingga barang jaminannya disita.

“Cucu saya mau tinggal di mana. Itu yang aku takutkan. Ada contoh soalnya tetangga utang bank nggak bisa bayar, sawahnya disita,” ungkapnya.

Akun @Doni13587681 mengatakan, utang sebesar Rp 696 triliun hanya cukup untuk membayar bunga utang sebelumnya. Bahkan, kata dia, utang baru langsung habis karena jumlah utang yang jatuh tempo lebih besar.

“Nggak heran kalau utang one way naik,” katanya.

Akun @joejack40 mengatakan, kalau memimpin negara dan membangun infrastruktur cuma modal utang saja, sepertinya semua orang bisa. Seharusnya, kata @dedik888, jumlah utang makin ke sini makin mengecil.

“Ini malah membengkak,” timpal @ dedik888.

Akun @idnnetizen mengatakan, utang akan memberikan dampak buruk terhadap generasi masa depan bangsa. Mereka, ka­ta dia, terlalu menikmati proses. Padahal utang itu manis hanya di awalnya.

“Lalu sesudah hilang rasa manis itu, tersisa, kehinaan di siang hari, dan keg­undahan di malam hari,” ujarnya.

“Sampai kapan kita menanggung hu­tang ini? Untuk apa terus menambah hu­tang,” kata @snoopye212. “Penerimaan pajak capai target, pegawainya dapat bonus, ehh utang kok malah lebih gede lagi,” timpal @selosenama.

Sementara, @riza_ajir menilai utang baru yang akan ditarik Pemerintah masih wajar. Apalagi, semua itu demi pemban­gunan bangsa. Dia heran dengan cara berpikir masyarakat yang menolak utang. Kata dia, Jokowi cari investor asing dibil­ang menjual negara, cari pengusaha lokal dibilang oligarki, larang ekspor bahan mentah ganti barang jadi/setengah-jadi dibilang pencemaran lingkungan.

“Maunya apa sih,” ujarnya.

Akun @ResidentSammy menjelaskan, utang sama dengan membeli dengan cara mencicil. Jadi semakin besar utang semakin makmur negaranya karena se­makin banyak yang dibangun.

“Jadi ngapain nyinyirin utang. Justru kalau ada capres yang bilang nggak mau utang jangan dipilih. Karena pasti nggak ada pembangunan,” tuturnya.

Akun @RidhoAj27232058 mengatakan, utang yang diarahkan ke hal produktif harus didukung.

Misalnya, untuk pembangunan bendungan dan jalan tol. Terpenting, utang jangan untuk yang konsumtif (jangka pendek) contoh subsidi, dan lain-lain.

Penulis
: redaksi
Editor
: jrb

Tag:

Berita Terkait

Nasional

Ribuan Korban PT Dana Syariah Indonesia Apresiasi Polri Usut Perkara Dugaan Fraud Rp2,5 Triliun

Nasional

Srikandi PLN Gandeng BMM Salurkan 100 Paket Pangan untuk Dhuafa di Medan

Nasional

Buka Puasa Bareng KSBSI, Kapolri Ajak Buruh Jaga Persatuan dan Kamtibmas

Nasional

Audisi The Icon Indonesia Digelar di Medan

Nasional

Polres Labuhanbatu Gelar Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-77 Tahun 2025

Nasional

Polres Labuhanbatu Gelar Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-77 Tahun 2025