Setukpa Lemdiklat Polri Peringati Hari Jadi ke-57


Istimewa
Brigjen Pol Mardiaz Kushin
jaringberita.com - Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Lemdiklat Polri menggelar upacara dan syukuran dalam rangka hari jadinya yang ke-57 di lapangan Soetadi Ronodipuro, Jumat (17/3/2023).

Bertindak selaku inspektur upacara, Kasetukpa Lemdiklat Polri Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto dalam amanatnya menyampaikan, berdirinya Setukpa Lemdiklat Polri tidak terlepas dari sejarah pembetukan polisi sejak zaman kolonial hingga saat ini.

"Begitupun keberadaan sekolah kepolisian negara di Sukabumi seiring dengan perkembangan sejarah bangsa yang kini menjadi Setukpa Lemdiklat Polri, menjadi bukti kuat dinobatkannya Sukabumi sebagai kota polisi," ungkapnya.

Lebih lanjut Mardiaz menjelaskan, diusia yang ke 57 ini, semua dituntut untuk lebih profesional, modern dan unggul dalam mencetak perwira-perwira polri sebagaimana tema HUT Setukpa kali ini, yaitu transformasi pendidikan dan pelatihan polri menuju kampus presisi, guna mewujudkan sumber daya manusia polri yang unggul dan dipercaya masyarakat di era Police 4.0.

Adapun sejarah singkat yang tercatat, sekolah polisi di Sukabumi, berawal masa penjajahan Belanda tahun 1912 dengan ketetapan nomor 16.A sesuai berita negara nomor 172, bahwa Sukabumi adalah tempat yang paling cocok untuk markas polisi bersenjata (central depot gewapende politie). Lalu tahun 1913 Depo pusat polisi bersenjata berlangsung dibangun dilengkapi dengan rumah sakit, yang mendidik agen polisi.

Pada tahun 1925 sekolah polisi dipusatkan di Sukabumi dan diberi nama Politie School, yang menyelenggarakan pendidikan komisaris polisi, inspektur polisi, mantri polisi, hopagen polisi, komandan polisi, reserse dan pendidikan agen polisi. Tahun 1942 sampai 1944 masa penjajahan Jepang, Politie School berubah nama menjadi Javakaisatsu,

Selanjutnya pada tahun 1949 zaman Republik Indonesia Serikat (RIS) terdapat pendidikan gabungan pendidikan polisi Belanda dan RIS yang diberi nama Sekolah Polisi Indonesia (SPI) dan pada tahun 1950 berubah menjadi Sekolah Kepolisian Negara (SPN).

Tahun 1960 awal polisi masuk ABRI, SPN berubah nama menjadi Sekolah Angkatan Bersenjata Kepolisian Republik Indonesia (SAKRI) dan tahun 1965 berubah kembali menjadi Akademi Angkatan Kepolisian (AAK). Tercatat 11 angkatan taruna Akabri Bagian Kepolisian yang dididik di Sukabumi, dari angkatan Dharma tahun 1968 sampai dengan angkatan Adhitira tahun 1980.

Tahun 1979 berdasarkan Surat Keputusan Kapolri nomor: Skep/60/XI/1979 tanggal 8 November 1979, Secapa Candi Semarang bertukar tempat kedudukan dengan Akabri Bagian Kepolisian Sukabumi. Maka sejak saat itu Secapa Polri berkedudukan di Sukabumi dan Akabri Bagian Kepolisian pindah ke Candi Semarang.

Perubahan status dan nama sekolah berdasarkan Surat Keputusan Menpangak No.Pol : 23/SK/MK/1966 tanggal 17 Maret 1966 yang kemudian menjadi tonggak sejarah sebagai hari jadi Secapa Polri yang kini bernama Setukpa Lemdiklat Polri dan tanggal 31 Maret 2022 dengan Keputusan Walikota Sukabumi Nomor : 188.45/115-HUK/2022 yang menjadikan Sukabumi sebagai kota polisi.

Penulis
: Izl
Editor
: Nata

Tag:

Berita Terkait

Nasional

Setukpa Lemdiklat Polri Menggandeng SUJA MMA Sukabumi Menggelar Festival Warna Kemerdekaan RI ke 78.

Nasional

Sambut Ramadan, Resimen Rahesa Aditya Diandra (RAD) SIP 52 Baksos Bersihkan 7 Masjid di Sukabumi

Nasional

2168 Bintara Polri Resmi Ikuti Pendidikan Sekolah Inspektur Polisi

Nasional

Dukacita Bagi Korban Gempa Cianjur, Setukpa Lemdiklat Polri Gelar Sholat Gaib Dan Doa Bersama

Nasional

Kasetukpa Jenguk Mantan Serdik PAG Didampingi Ketua Bhayangkari Cabang 04

Nasional

Tanah Longsor Telan Tiga Korban di Sukabumi