jaringberita.com -Puan Maharani belum berani memproklamirkan diri sebagai capres pilihan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Saat ditanya tentang hal ini, putri bungsu Mega itu, hanya memberikan kode, yang sesungguhnya mengarah pada dirinya.
Ketua DPR ini menegaskan, penentuan capres PDIP mutlak ada di tangan Mega. Seluruh kader PDIP pun tunduk pada mekanisme tersebut. “Jadi kita serahkan ke Ibu Megawati tentang capres,” ucap Puan, usai menyambangi Kantor DPC PDIP Majalengka dan Kantor DPC PDIP Subang, Jawa Barat, kemarin.
Setelah itu, Puan lalu memberikan kode-kode mengenai sosok capres yang akan dipilih. “Kita akan memiliki capres yang sudah berbuat dan berdarah untuk PDI Perjuangan, yang akan mau terus memperjuangkan ideologi Pancasila, memperjuangkan cita-cita Bung Karno,” imbuhnya.
Dalam kunjungan ke Majalengka dan Subang itu, dukungan kepada Puan menjadi capres menggema. Sebanyak 7.000 kader dari kedua wilayah tersebut, kompak mendukung Puan sebagai capres pilihan Mega. "Puan Presiden, Puan Presiden, Puan Presiden,” sambut semua kader Banteng.
Puan mengatakan, dirinya mendatangi keluarga besar PDIP atas perintah Mega. Puan memang mendapat titah dari Mega untuk berkeliling melakukan konsolidasi struktur dan kader di berbagai daerah.
“Maka itu, sekarang saya datang ke sini. Apalagi kita tahu bahwa Jawa Barat adalah bagian dari kunci penting kemenangan Pemilu. Jawa Barat ini kandang Banteng," ungkap Puan.