Cawapres Anies Belum Deal Juga

Paloh-AHY Makan Siang 2 Jam

Ketua Umum NasDem Surya Paloh (kiri) dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono

jaringberita.com -Pembicaraan untuk menentukan cawapres pendamping Anies Baswedan terus dilakukan. Kemarin, Ketua Umum NasDem Surya Paloh dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY bertemu dan makan siang selama 2 jam sambil membicarakan hal ini. Sehari sebelumnya, AHY juga sudah ketemu Anies di rumah Anies, di Lebak Bulus. Namun, sampai kemarin, Paloh memastikan bakal pendamping Anies di 2024 itu, belum juga deal.

Paloh dan AHY bertemu di Wisma Nusantara, Gondangdia, Jakarta Pusat. Paloh, yang mengenakan outfit serba hitam, tiba di Wisma Nusantara 10 menit lebih cepat dari AHY. Tepatnya, pukul 12.10 WIB. Sedangkan AHY, yang mengenakan batik biru, menyusul pada pukul 12.20 WIB.

Pertemuan dilakukan di Restoran Korea, Shabu-Shabu. Pertemuan berlangsung tertutup. Media tidak diizinkan mendekat.

Dua jam berselang, Paloh-AHY keluar dari Wisma Nusantara. Keduanya langsung memberikan keterangan di depan para wartawan yang sudah menunggu.

Paloh dan AHY berdiri berdampingan di baris terdepan. Di belakang mereka ada sejumlah pengurus pusat NasDem dan Demokrat. Misalnya, Wakil Ketua Umum NasDem Ahmad Ali, Ketua DPP NasDem Willy Aditya, dan Wakil Ketua Umum Demokrat Benny K Harman.

"Saya memenuhi undangan Mas AHY. Sudah lama nggak makan siang katanya," ucap Paloh, mengawali keterangannya.

Apa yang dibahas? "Sayang sekali pertemuan makan siang nggak bahas apa-apa. Pertama bahas soal kesehatan. Saya mulai sakit-sakit sedikit, kena flu, itu aja, tapi hal-hal lain juga kita bicarakan," ucap bos Media Group ini.

Bagaimana soal cawapres Anies? Paloh dengan tegas mengatakan, belum ditetapkan. "Cawapres masih belum," ungkapnya.

Meski begitu, Paloh tidak risau. Kata dia, yang terpenting, hubungan NasDem bersama calon koalisi terjalin semakin kokoh. Untuk itu, dia meminta masyarakat bersabar menunggu deklarasi koalisi NasDem, Demokrat, dan PKS. "Masih cari bulan baik untuk deklarasi (koalisi)," imbuh politisi berdarah Aceh itu.

Sedangkan AHY, tak ragu memperlihatkan keinginannya untuk menjadi cawapresnya Anies di 2024. Putra sulung SBY ini mengatakan, siap menerima tugas dalam keadaan apa pun, dan di mana pun.

"Ya, kami pribadi terus mempersiapkan diri. Apa pun tugas yang harus kami jalankan pada saatnya, apa pun itu, di mana pun itu, harus siap," ucapnya.

Terkait arah koalisi, dia bilang, Demokrat masih terus fokus memantapkan ikatan dengan NasDem dan PKS. Namun, pihaknya tidak ingin tergesa-gesa mendeklarasikan koalisi. "Yang lebih baik adalah benar-benar solid dan benar-benar setelah itu hanya ada maju ke depan dan berlari. Bukan berhenti atau mundur ke belakang," tandas dia.

Kenapa cawapres untuk Anies belum juga deal? Direktur Eksekutif Trias Politik Strategis Agung Baskoro menganalisis, hal ini lantaran PKS dan Demokrat punya jagoan masing-masing. Dengan begitu, untuk memutuskan kandidat yang tepat untuk mendampingi Anies membutuhkan waktu.

"Apalagi Anies sudah membeberkan kriteria cawapres idamannya, yakni memiliki elektabilitas, mampu menyolidkan koalisi, dan bisa bekerja dengannya untuk memastikan pemerintahan efektif," ucap Agung seperti dilansir dari RM.id.


Tag:

Berita Terkait

Nasional

Peduli Korban Bencana di Sumatera, Alumni Akpol 2005 Kirim Ribuan Paket Sembako

Nasional

Kortas Tipidkor Polri Tetapkan Eks Dirut PLN Tersangka Korupsi Proyek PLTU Rp 1,3 Triliun

Nasional

Polres Wonogiri Usut Kasus Penemuan Mayat Bayi Laki-laki di Pinggir Sungai Giriwoyo

Nasional

Pembunuhan Perempuan Lansia di Wonogiri Terungkap, Polisi Tangkap Anak Kandung

Nasional

Polri Sosialisasikan Pentingnya Jasa Pengamanan Objek Vital Nasional

Nasional

Polri Bongkar Lab Narkoba Senilai Rp1,5 Triliun di Bali