jaringberita.com -
Fenomena antariksa berupa konjungsi
Bulan dan
Venus akan terjadi pada Selasa (23/5/2023) malam.
Melansir dari Instagram bosschaobservatory, fenomena itu berarti posisi Bulan berada pada posisi bujur yang sama dengan Venus.
"Bulan dan Venus berada di bujur langit yang sama dengan jarak pisah sudut sebesar 2 derajat," tulisnya.
Sementara itu, dikutip dari Space.com via CNNI, waktu terbaik untuk mulai mengamati adalah ketika langit sudah cukup gelap, kira-kira 45 menit setelah matahari terbenam. Individu bisa melihat ke arah barat laut langit, kira-kira sepertiga dari cakrawala ke titik tepat di atas kepala (zenit).
Venus akan terlihat bersinar cemerlang di langit senja berwarna biru kobalt. Bersinar tepat di atasnya akan ada dua bintang terang. Inilah "Bintang Kembar", Pollux (di sebelah kiri) dan Castor, yang menandai kepala Gemini si Kembar.
Pollux memiliki rona oranye dan bersinar sedikit lebih terang daripada Castor yang sedikit kebiruan.