jaringberita.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi
Jawa Timur (Jatim) mengerahkan jaringan relawan se-Jawa Timur melalui 'Agen Bencana' dalam mendukung upaya pemantauan arus mudik-balik libur Lebaran 1444 H.
Salah satu anggota Agen Bencana Slamet Famiru mengungkapkan bahwa fungsi dari kehadiran agen ini ialah sebagai garda terdepan dalam assesment dan pelaporan sehingga potensi risiko dan dampak bencana dapat diminimalisir.
"Sifat dan hakikat dari gerak operasi Agen Bencana ini adalah selalu lebih dulu, khususnya dalam asessment dan pelaporan sehingga langkah yang akan dilakukan Tim Reaksi Cepat (TRC) serta bantuan yang diberikan tepat sasaran," ungkap Slamet di Posko Pemantauan ASDP Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, Kamis (27/4/2023).
Kemudian Slamet menjelaskan bahwa terdapat sekitar 70 anggota Agen Bencana yang tersebar pada seluruh kota/kabupaten di Jawa Timur.
"Masing-masing kota/kabupaten telah ditetapkan dua orang untuk melakukan pemantauan dan mobilisasi," ujarnya.
Terbatasnya jumlah anggota tidak menjadi kendala bagi para Agen Bencana dalam melaksanakan tugas. Kerja sama, komunikasi dan koordinasi para agen bersama otoritas daerah setempat membuat giat operasi pemantauan arus mudik-balik berjalan dengan baik.
"Walaupun hanya ada 2 orang agen dan 4 titik posko pemantauan di Banyuwangi, namun sebanyak 25 kecamatan tetap terjaring secara aktif melalui komunikasi yang kami jalin bersama organisasi perangkat daerah terkait," tutur Slamet.