jaringberita.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menegaskan pembangunan kembali rumah Insitu agar lebih dipercepat.
Hal ini dikatakannya saat Rapat Koordinasi dengan Aplikator yang akan melakukan pembangunan kembali rumah terdampak gempa Cianjur di Pendopo Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (31/1/2023).
"Pascabencana Cianjur, progresnya masih harus ditingkatkan, semakin lama tidak bergerak maju, semakin lama masyarakat tidak segera tertangani, harus dipercepat," tegas.
Pembangunan rumah Insitu dilakukan oleh para aplikator akan dikomandoi oleh Satgas yang dipimpin Danrem 061/Surya Kencana.
"Aplikator ataupun pihak ketiga yang akan melakukan pembangunan rumah-runah insitu, melalui Satgas Cianjur di bawah kendali Danrem," ucapnya.
"Aplikator yang sudah memenuhi syarat ialah Rumbako dan Domus. Masih ada beberapa aplikator lainnya yang sedang diuji oleh PUPR," imbuhnya.
Hingga kini hampir 200 rumah warga sedang dilakukan pembangungan. 199 unit rumah Insitu dalam proses pembangunan kembali, sementara pembersihan puing-puing mencapai tujuh ribu rumah.
Sementara itu, sambung Suharyanto, jika masih ada warga yang belum ada nama dalam data penerima bantuan, tidak perlu khawatir, akan dicatat dan diusulkan tahap berikutnya. Sebagai pembanding, pemberian dana bantuan pemerintah bagi korban terdampak gempa di NTB beberapa waktu lalu sebanyak 25 tahap.