jaringberita.com -Aplikasi kencan online makin marak seiring pesatnya pemanfaatan internet di Indonesia. Namun perlu diingat bahwa aplikasi kencan online ini punya dampak buruk. Salah satunya, memicu kerusakan mental bagi para penggunanya.
Ahli Psikologi Universitas Andalas Rozi Sastra Purna menerangkan, ada banyak motif seseorang menggunakan aplikasi kencan daring (online).
Ada yang mencari pasangan hidup atau menemukan teman baru. Banyak juga yang motifnya hanya untuk mengisi waktu senggang.
"Bisa untuk menambah relasi, atau sekedar kesenangan maupun iseng," katanya dalam webinar bertajuk “Ancaman Penipuan dan Kekerasan Seksual di Balik Aplikasi Kencan Daring” di Makassar, Sulawesi Selatan, dikutip Selasa (25/10).
Rozi mengungkapkan, aplikasi kencan daring banyak juga dimanfaatkan oleh individu untuk mencari rekan bisnis lewat aplikasi ini.
Di sisi lain, kendati aplikasi kencan daring memberi kemudahan dalam menjalin relasi dengan orang baru, aplikasi ini ternyata berdampak besar bagi kesehatan mental penggunanya.
Alih-alih mendapat teman kencan, banyak pengguna aplikasi ini justru mengalami kecemasan, depresi, rendah diri, kesulitan mendapat pasangan hidup, hingga menjadi korban penipuan.
“Kejadian paling umum dari aplikasi kencan online ini adalah saat berkenalan dengan seseorang dengan tujuan membangun sebuah hubungan, kemudian berakhir dengan ghosting. Maka, ini akan menjadi pengalaman yang menyakitkan, sekaligus merusak mental,” ucap Rozi.