7 Tanda Anak Jadi Korban Bullying, Orang Tua Wajib Peka

Faeza
Ilustrasi. Ada beberapa tanda anak dibully yang bisa diperhatikan orang tua. (iStock/rudi_suardi)
jaringberita.com -Bocah laki-laki 11 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat, meninggal dunia setelah dirundung atau di-bully teman-temannya. Agar tak terjadi hal serupa, orang tua perlu mengenal tanda anak dibully.Ia dipaksa temannya untuk bersetubuh dengan kucing sambil direkam. Rekaman tersebar, ia pun depresi hingga tak mau makan dan minum. Anak dari pasangan Ad dan Ti ini pun meninggal dunia setelah sakit keras selama seminggu."Anak saya sering ngaku dipukul sama temannya. Tapi mungkin candaan. Anak saya mainnya jauh, Pak. Saya kan ada anak empat, jadi susah ngawasinnya. Saya juga hancur Pak pas lihat videonya," jelas Ti, ibunda korban.Kecuali anak benar-benar bercerita, tampaknya orang tua kesulitan mendeteksi bahwa anak mengalami perundungan di lingkungan pertemanan atau sekolahnya.Meski begitu, orang tua bisa memperhatikan tanda anak dibully berikut ini.1. Enggan sekolahOrang tua kerap menganggap anak enggan berangkat sekolah karena malas. Namun, bisa jadi ini tanda anak mengalami perundungan di sekolah. Donna Clark-Love, pakar intimidasi sekolah dan penasihat pencegahan di Houston, Texas, menyarankan untuk memperhatikan anak di awal minggu."Senin adalah hari yang paling umum untuk menghindari sekolah. Anak-anak cenderung merasa lebih aman di rumah pada akhir pekan, dan gagasan untuk kembali pada Senin sulit buat mereka," jelas Clark-Love seperti dikutip dari Reader's Digest.2. Anak sering sakit kepala dan sakit perutSakit kepala dan sakit perut adalah manifestasi fisik umum dari stres dan kecemasan. Bailey Lindgren, rekanan di Parent Advocacy Coalition for Educational Rights '(PACER) National Bully Prevention Center, menyarankan orang tua untuk mengobrol dengan anak saat kedua gejala ini muncul secara teratur atau terpola."Kami merekomendasikan untuk mengatakan sesuatu seperti 'Ibu perhatikan sepertinya kamu sering sakit akhir-akhir ini, apa yang membuat kamu kurang nyaman? Mau cerita ke Ibu?" kata Lindgren.3. Susah tidurAnak yang gugup dan cemas akan hari esok biasanya mengalami kesulitan untuk tertidur. Orang tua bisa mengenali kurang tidur pada anak saat si buah hati terlihat lesu di pagi harinya.Selain kelelahan, anak yang susah tidur akan sulit menjaga fokus dan kebersihan.4. Perubahan perilaku dan kepribadian khas anakKenali tanda anak dibully lewat perubahan signifikan pada perilaku dan kepribadian khas anak.Anak yang dirundung cenderung terlihat cemas, cemberut, lebih sering menempel pada orang tua, atau menarik diri dari teman-temannya. Anak juga bisa tampak sedih, murung, menangis, terutama setelah sekolah.5. Kehilangan minat pada aktivitas favoritAnak biasanya suka bermain bola. Namun beberapa waktu belakangan, ia enggan bersentuhan dengan bola dan memilih berdiam diri di kamar.Saat anak kehilangan minat pada kegiatan yang biasanya disukai, bisa jadi ini tanda anak mengalami perundungan.Perubahan minat secara alami terjadi saat anak beranjak dewasa, yang bisa berdampak pada pengurangan interaksi sosial."Jika itu itu terjadi tiba-tiba atau tak terduga, ini bisa jadi alasan untuk mengeksplorasi alasan dibalik perubahan mendadak," kata Lena Suarez-Angelino, pekerja sosial klinis dan pelatih pemberdayaan dengan spesialisasi bullying, seperti dikutip dari Very Well Family.6. Menarik diri dari keluargaApa yang terjadi saat anak pulang sekolah? Lindgren berkata, kalau anak tidak banyak bicara dan langsung pergi ke kamar, orang tua perlu waspada.7. Timbul 'victim stance'Clark-Love mencatat, anak yang jadi korban bullying akan mengembangkan 'victim stance' atau sikap korban. Tanda anak dibully seperti ini akan terlihat saat anak berjalan dengan kepala merunduk dan tidak mau berkomentar atau mengutarakan pendapat mereka.

Penulis
: CNN Indonesia
Editor
: La Tansa

Tag:

Berita Terkait

Lifestyle

Jangan Anggap Sepele Bullying pada Anak