10 Cara Menghindari Rem Blong di Turunan Tajam

Faeza
Ilustrasi. (Foto: Freepik)
jaringberita.com -Kecelakaan motor matik akibat rem blong di turunan kerap terjadi. Ada beberapa daerah yang kerap jadi lokasi kecelakaan seperti halnya di Cangar-Pacet, MoJokerto.Motor matik relatif rawan kecelakaan ketika berada di turunan tajam. Kondisi ini tentu berbeda dengan motor bebek yang memiliki pengereman alami atau dibantu dengan mesin.Sementara motor matik hanya mengandalkan tuas rem biasa untuk menghambat laju kendaraan. Rem jenis ini kurang efektif digunakan di jalanan yang penuh turunan tajam karena membuat kampas rem cepat panas dan membuat rem blong.Salah satu contoh kecelakaan motor matik di turunan tajam bisa dilihat pada postingan akun Instagram @faktaindo. Pada postingan tersebut terlihat motor matik meluncur bebas dan menabrak dinding pembatas dari pasir. Kecelakaan serupa juga kerap terjadi di lokasi yang sama.Agar kejadian seperti ini tidak menimpa pengguna motor matik. Ada cara yang bisa dilakukan mencegah rem blong di turunan tajam. Dilansir dari Wahana Honda, berikut 10 cara aman melewati jalanan turunan tajam.1. Konsentrasi penuhDi turunan tajam, pengguna motor matik harus memiliki kewaspadaan penuh agar bisa sigap mengambil langkah.2. Gunakan rem secukupnyaKetika menggunakan motor matik, usahakan agar tidak terlalu sering menggunakan rem. Gunakan secukupnya selama kendaraan bisa terkontrol dengan baik.3. Waspadai bau terbakarRem yang digunakan secara berlebihan menimbulkan bau terbakar. Bau tersebut muncul dari kampas rem. Jika sudah muncul bau terbakar, segera tepikan kendaraan dan istirahatkan rem.4. Motor matik tak punya engine brakeIngatlah menggunakan motor matik tidak memiliki engine brake. Oleh karena itu, tingkatkan kewaspadaan dalam berkendara, terutama di jalanan menurun.5. Gunakan tuas gasCara skutik mengurangi kecepatan adalah menggunakan dorongan tenaga mesin. Putar tuas gas sembari menyeimbangkan putran mesin.6. Mainkan gasGunakan gas menjadi engine brake manual, karena motor matik tidak memiliki engine brake alami.7. Putar gas sesuai kebutuhanPengurangan kecepatan motor matik dapat dilakukan dengan memutar tuas gas sesuai kebutuhan. Hentakan pada mesin dengan sendirinya akan menjadi pengurang kecepatan.8. Lakukan interval pengeremanBeri jeda pengereman selama 3-6 detik agar rem tidak terlalu panas untuk digunakan. Jeda pengereman perlu dilakukan agar terhindar dari rem blong karena terlalu panas.9. Kontrol kecepatanUsahakan untuk tidak menarik tuas gas dengan berlebihan. Karena semakin tinggi kecepatan dapat mengakibatkan rem cepat panas dan juga kendaraan sulit dikendalikan.10. Buka tutup remKetika berada dalam kondisi darurat, usahakan untuk buka tutup rem secara berulang atau buka tutup agar kendaraan dapat segera berhenti.

Penulis
: Okezone
Editor
: La Tansa

Tag:

Berita Terkait

Lifestyle

Brak! Diduga Rem Blong, Truk Pengangkut Semen Tabrak Tiang Listrik, Satu Rumah Rusak