12 Ribu Orang Teken Petisi Kembalikan WFH Imbas Kemacetan dan Polusi

Faeza
Ilustrasi. Belasan ribu orang menandatangani petisi kembalikan WFH. (CNN Indonesia)

jaringberita.com - Belasan ribu orang meneken petisi terkait desakan untuk mengembalikan kebijakan work from home (WFH) imbas kemacetan serta polusi sehingga menjadi tidak produktif.

Petisi ini muncul di laman change.org dan hingga Rabu (4/1) pukul 09.41 sudah ditandatangani oleh 12.500 orang. Petisi ini dibuat oleh akun bernama Riwaty Sidabutar.

"Dua tahun bisa kerja dari rumah, ketika harus ke kantor lagi rasanya malah bikin tambah stress," tulis akun tersebut dalam petisi dikutip dari CNN Indonesia, Rabu (4/1).

Pembuat petisi menyampaikan jarak rumahnya dengan kantor sekitar 20 km. Jika pulang pergi maka jarak yang ditempuh sekitar 40 km. Dia menyebut banyak orang yang mengalami kondisi tak jauh berbeda dengannya.

Dia juga menyebut jika kondisi hujan, pasti akan terjebak kemacetan yang cukup lama. Bahkan, dengan sepeda motor pun waktu tempuh mencapai satu jam.

"WFO (work from office) juga belum tentu membuat kita lebih produktif. Karena lamanya perjalanan, saya malah jadi lebih lelah, dan hasil pekerjaan tidak sebagus ketika saya bekerja dari rumah. Di rumah, saya merasa lebih percaya diri, lebih aman, dan juga merasa lebih nyaman," tuturnya.

"Oleh karena itu, saya ingin meminta agar aturan wajib WFO 100% dikaji kembali. Sebagai pekerja, ada baiknya jika kita juga diberikan pilihan untuk dapat kerja dari rumah," lanjutnya.


Penulis
: CNN Indonesia
Editor
: La Tansa

Tag:

Berita Terkait

Internasional

Dua Bamasis Poltekad Kodiklatad Menorehkan Prestasi di Kompetisi Internasional

Internasional

Polusi Udara Sebabkan Angka Penyakit Respirasi Tinggi

Internasional

The Citizen Keok, The Gunners Kokoh

Internasional

Petisi Desakan Mundur Ketum PSSI Telah Ditandatangani 40 Ribu Kali