jaringberita.com -Jika menelisik rilis pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumatera Utara yang sebesar 4.73% selama tahun 2022. Capaian pertumbuhan tersebut memang patut kita syukuri.
Namun pemerintah harus mewaspadai beberapa indikator ekonomi yang tetap berpotensi memburuk di tahun 2023 mendatang.
Demikian dijabarkan Pengamat Ekonomi Sumatera Utara, Gunawan Benjamin dalam keterangan pers diterima redaksi Jumat (17/2).
Karena di kuartal keempat tahun 2022 dibandingkan kuartal ke tiga di tahun yang sama, kata Gunawan, ada beberapa sektor lapangan usaha mengalami perlambatan, bahkan beberapa diantaranya justru terkontraksi atau tumbuh negatif.