jaringberita.com - Sejarah Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten
Langkat cukup panjang. Bahkan sejak tahun 80-an sempat menjadi basis
NU di Sumatera Utara (Sumut).
Untuk itu Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah berharap Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Langkat Masa Khidmat 2022-2027 yang baru saja dilantik bisa mengembalikannya.
“Kami berharap juga seperti apa yang menjadi misi Ketua PWNU Sumut, menciptakan satu juta kader militan dan semua harus sama-sama bergerak untuk mencapainya. NU Kabupaten Langkat dulu salah satu basis NU di Sumatera Utara, mudah-mudahan ini juga bisa bangkit kembali,” ujarnya saat Pelantikan PCNU Langkat di Jantera Malay Rumah Dinas Bupati Langkat, Rabu (1/3/2023).
Ijeck juga berharap kehadiran PCNU Langkat bisa merekatkan kebersamaan baik itu antarwarga NU, masyarakat dan antaragama.
“Jaga kebersamaan, kekompakan karena kita tak bisa berbuat apapun tanpa kebersamaan, ketua tak bisa bergerak tanpa jajaran pengurusan, begitu juga pengurus tak bisa bergerak tanpa ada anggota,” kata Ijeck, yang juga menjabat sebagai Mustasyar PWNU Sumut.
Dia menyebutkan, semangat NU yang sudah 100 tahun adalah awal langkah menuju NU semakin besar.
“Seperti yang disampaikan Ketua Umum PBNU saat peringatan satu abad NU, bahwa usia 100 tahun adalah langka awal untuk NU semakin besar dan semakin bermanfaat khususnya untuk umat Islam dan keutuhan bangsa,” harapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum PBNU Nizar Ali mengatakan, pihaknya mengapresiasi PCNU Langkat yang melaksanakan musyawara mufakat untuk pemilihan pimpinan.
“Prinsip inilah yang di wilayah lain saya kira tidak ada, biasanya semua berebut mau menjadi ketua,” ujarnya.
Ketua PWNU Sumut Marahalim Harahap menambahkan tokoh-tokoh ulama NU banyak berasal dari Langkat.
“Sejak tahun 80-an sampai 90-an warga NU terbesar di Sumut berada di Langkat dimulai dari kepemimpinan Syekh Afifuddin, salah satu tokoh ulama NU,” ujarnya.