Transformasi Kesehatan Diharap Tingkatkan Performance Rumah Sakit


Istimewa
Kepala Dinas Kesehatan Sumut dr Alwi Mujahit Hasibuan membuka seminar dan workshop perumahsakitan ke-13 yang dilaksanakan PERSI Sumut

jaringberita.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) berharap, transformasi bidang kesehatan yang dicanangkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dapat meningkatkan performance rumah sakit (RS) terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Sumut dr Alwi Mujahit Hasibuan, usai membuka seminar dan workshop perumahsakitan ke-13 yang dilaksanakan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Sumut di Medan, Rabu (12/2/2023).

"Tentu diharapkan akan berkontribusi secara positif dalam mempercepat tranformasi yang diharapkan," ungkapnya.

Oleh karena itu Alwi mengaku, pihaknya tentu akan mendukung dan akan menindaklanjuti apapun yang dilaksanakan dan dianjurkan oleh Kemenkes. Karenanya, dia pun memberikan apresiasi kepada PERSI yang telah melaksanakan kegiatan ini.

"Jad semua komponen terlibat termasuk PERSI yang sudah mengambil peran untuk bisa meningkatkan performance rumah sakit kita, baik pengetahuan maupun kelengkapan lainnya termasuk peralatan," jelasnya.

Sementara itu, Ketua PERSI Sumut dr M Syaiful Sitompul mengatakan, dalam seminar yang dilaksanakan nantinya akan dirangkaikan dengan workshop dan pelatihan, misalnya terkait keperawatan, peningkatan mutu keselamatan pasien hingga kesehatan kerja di lingkungan rumah sakit.

"Jadi diharapkan masyarakat terutama tenaga kesehatan bisa mendapatkan ilmu pengetahuan dan pengalaman untuk meningkatkan mutu dan pelayanan di rumah sakit," jelasnya.

Dalam kesempatan ini, tambah Syaiful juga turut digelar pameran alat kesehatan. Menurutnya hal ini penting, mengingat setiap lima tahun sekali teknologi perlu dilakukan update yang tentunya harus diikuti oleh rumah sakit.

"Apalagi tahun depan rumah sakit ditargetkan melaksanakan KRIS (kamar rawat inap standar) untuk BPJS kemudian elektronik rekam medis. Jadi hal seperti itu yang kita diskusikan selama 3 hari di sini," terangnya.

Sebelumnya, Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana dr Zainal Safri SpPD-KKV SpJP (K) mengatakan, sebagai perkumpulan, PERSI tentu harus membina rumah sakit yang ada agar didapatkan perbaikan layanan dan juga pasien safety. Karenanya topik pembahasan yang dilakukan harus update dengan perkembangan keadaan zaman sekarang.

"Kita ketahui Kemenkes telah melaunching enam transformasi kesehatan. Kemudian muncul medical tourism (wisata medis). Walau mulanya program ini untuk mengurangi orang berobat ke luar negeri, diharapkan perlahan-perlahan bisa mendatangkan orang dari luar untuk berobat," jelasnya.

Oleh karena itu, Zainal yang juga Direktur Utama Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RSUPHAM) berharap, para rumah sakit terutama, rumah sakit yang telah ditetapkan sebagai pelaksana medical tourism dapat mengikuti workshop yang akan dilaksanakan ini.

"Karena semua rumah sakit terpapar dengan program kementerian dan juga dapat menyemarakkan medical tourism," pungkasnya.

Editor
: Nata

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Jaksa: Besarnya Kejahatan dan Temuan bahwa Bankman-Fried Berbohong di Persidangan

Berita Sumut

Menhan Prabowo Lepas Keberangkatan Kapal RS TNI KRI

Berita Sumut

Pensiun Dini PNS, Ketua DPD Partai Demokrat Sumut Punya Rumah Sakit, Bisnis Kuliner dan Mineral

Berita Sumut

RS Pirngadi Dituntut Siap Bersaing dengan RS Swasta

Berita Sumut

Provinsi Sumut Sasar Skrining Kesehatan Bagi 1.511.620 Lansia

Berita Sumut

Dinkes Sumut Imbau Jemaah Haji Perbanyak Minum dan Konsumsi Buah