jaringberita.com - Untuk mengefektifkan dan efisienkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mendorong penguatan sinergitas Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) dan Aparat Penegak Hukum (APH).
Menurutnya, dengan kuatnya sinergitas APIP dan APH akan menekan secara signifikan kebocoran-kebocoran dana, termasuk meningkatkan penggunaan APBD yang tepat sasaran, sehingga pemulihan perekonomian Sumut bisa berjalan dengan baik.
“APIP dan APH harus punya sinergitas kuat, mencegah dan memberantas korupsi, jadi APBD kita selain efektif dan efisien juga tepat sasaran dan bisa dirasakan masyarakat secara maksimal,” katanya usai Rakor Inspektur Daerah se-Indonesia secara virtual di Rumah Dinas Gubernur, Rabu (25/1/2023).
Edy juga mengingatkan, APIP dan APH untuk bekerja sesuai dengan sistem, tugas pokok dan fungsi masing-masing, serta meminta kepada APH untuk menekankan ini ke seluruh jajarannya hingga ke perangkat terkecil.
“Semua punya job desk masing-masing, ada sistemnya, ada peraturan, tetapi kadang-kadang ada yang nakal, jadi ini perlu ditekankan terus sampai ke perangkat paling bawah, baik Kejaksaan dan juga Kepolisian,” jelasnya.
Hal ini, sesuai dengan pernyataan Jaksa Agung RI Burhanuddin yang meminta seluruh jajarannya untuk tidak melakukan hal di luar tugas masing-masing. Sehingga tidak terjadi gesekan antara APIP dan APH dalam menjalankan tugas.