Preman Keroyok Sopir Travel, Dipukul, Ditendang Lalu Diseret ke Pinggi Jalan


Rekaman CCTV terlihat korban dikeroyok
jaringberita.com -Aksi preman di Kota Medan dinilai cukup meresahkan. Apalagi tingkah lakunya membuat masyarakat kawatir dan dicekap ketakutan.

Pasalnya, ringan tangan acap kali dipertontonkan. Seperti durasi video dilansit dari detik, Rabu (11/1/2023).

Dalam video terlihat seorang sopir travel dikeroyok dan viral di media sosial (medsos). Kini polisi sudah turun tangan untuk menyelidiki aksi premanisme tersebut.

Korban pengeroyokan preman itu bernama Julkarnaen, seorang sopir travel. Ia dipukul, ditendang dan diseret ke pinggir jalan.

Mandor tempat Julkarnaen bekerja, Mamek mengungkapkan, saat aksi pengeroyokan itu terjadi, dia berada di sana. Aksi pengeroyokan itu terjadi pada 31 Desember malam atau malam tahun baru di Jalan Amaliun, Medan.

"Kejadiannya malam tahun baru. Lalu ada orang yang tiap bulan saya kasih uang jaga malam (Adi) datang. Cuma cara dia minta uang tidak menghargai orang," kata Mamek.

Terduga pelaku bernama Ad datang meminta uang jaga malam dengan marah-marah. Mamek sempat mengingatkan pelaku untuk tak marah-marah.

"Saya bilang jangan begitu. Terus dia malah menantang untuk berantem satu lawan satu. Sopir saya ini (Julkarnaen) terus datang bilang dia supaya sabar," sambungnya.

Dikatakan, pelaku kemudian melempar pemantik korek api ke arah Julkarnaen sehingga berujung cekcok dan pertikaian. Pelaku kemudian memanggil tiga orang temannya yang lain untuk memukuli Julkarnaen.

"Ada tiga orang yang mengeroyok. Sopir saya dipukuli dan diseret. Akibatnya, pelipis mata sopir saya pecah dan mendapat empat jahitan. Tangan, bahu dan punggungnya terkena pukulan. Sempat dirawat di klinik," ujarnya.

Dia menjelaskan, Adi adalah warga setempat yang tiap bulan diberi uang jaga malam. Alaaannya, karena mobil travelnya juga terparkir tiap malam di luar rumah. Ia membayar ke Adi Rp 200 ribu per bulan.

"Sudah tiga bulan ini saya bayar sama dia," sebutnya.

Atas kejadian itu, korban telah membuat laporan dengan nomor laporan : LP/1003/B/XII/2022/Polsek Medan Area/Polrestabes Medan/Polda Sumut.

Kanit Reskrim Polsek Medan Area Iptu Harles Gultom dikonfirmasi mengatakan laporan korban saat ini sedang diteliti. Kini, pihaknya masih melakukan penyelidikan.

" Ya pak,Segera kami tindak lanjuti pak, "janji kanit


Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Dugaan Penghinaan dan Ancaman di Media Sosial, Lapor ke Polrestabes Medan

Berita Sumut

Rico Waas Ajak Warga Perkuat Kepedulian Sosial dan Jaga Lingkungan

Berita Sumut

Rico Waas Ajak Warga Hapus Stigma Negatif Belawan, Dalam Gema Takbir

Berita Sumut

PKS Gelar Muscab VI Serentak se-Kota Medan Dapil 4, Semangat Melayani Rakyat

Berita Sumut

Masyarakat Medan Hidup Harmonis Dalam Keberagaman

Berita Sumut

Rico Waas : Ikhtiar Dalam Mempromosikan Kuliner Halal, Aman dan Sehat