jaringberita.com -
Harga beras di pasaran kota tanjung balai, makin meroket. Namun, hingga kini belum ada langkah kongkret yang diambil oleh pemerintah kota Tanjung balai untuk menurunkannya.
Pihak Pemkot Tanjung balai melalui dinas diperindustrian dan perdagangan (Prindag) masih akan berkordinasi dengan dinas ketahanan pangan provinsi Sumut dan Badan Pangan Nasional untuk melakukan gerakan pangan murah.
" Kita akan berkoordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan Sumut dan Badan Pangan Nasional untuk melakukan Gerakan Pangan Murah" Kata Kepala dinas Kominfo, Andrinuka Saptana, melalui pesan singkat dikonfirmasi. Rabu,(20/9/23).
Dari pantauan di lapangan Harga beras di tingkat pedagang kota tanjung balai telah mencapai Rp14.500 per kilo gram untuk beras medium. Sementara untuk beras premiun mencapai ke Rp16.000 per kilo gram.
Harga ini sudah di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, untuk wilayah Sumut yakni Rp11.500 per kilogram, sesuai Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 7 Tahun 2023 tentang Harga Eceran Tertinggi Beras.
Kenaikan beras dikota tanjung balai telah terjadi sejak akhir Agustus 2023 lalu dan saat ini harga beras dipastikan akan terus merangkak naik.
" Dari pertengahan bulan agustus lalu sudah mulai merangkak naik dan saat ini terus mengalami kenaikan, untuk eceran per kilo gram 14.500 sampai dengan 15.000 untuk beras medium," ujar Ucok pedagang beras yang ditemui awak media.