jaringberita.com - Walikota Medan
Bobby Nasution menyampaikan, sebelum Lebaran 2023 mendatang,
Lapangan Gajah Mada yang berada di Jalan Krakatau, Medan yang kini tengah dalam proses revitalisasi, secara manfaat sudah dapat digunakan masyarakat terutama untuk berolahraga.
Sedangkan untuk finishing secara keseluruhan untuk penyempurnaan, penyelesaiannya akan tuntas setelah Hari Raya Idul Fitri nanti.
“Insya Allah, sebelum lebaran, Lapangan Gajah Mada sudah dapat digunakan masyarakat. Namun, untuk finishing secara keseluruhan, merapikannya agar sempurna mudah-mudahan selesai setelah Lebaran,” kata Bobby usai meninjau lapangan tersebut mengutip situs Pemko Medan, Senin (13/3/2023).
Lebih lanjut Bobby menjelaskan, jika pembangunan dan penataan Lapangan Gajah Mada sama sekali tidak menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Melainkan, sambungnya, menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari para pelaku usaha di Kota Medan.
“Jadi, peninjauan ini kita lakukan untuk melihat perkembangan lapangan yang selama ini kurang produktif, kini kita buat menjadi lebih produktif guna dimanfaatkan masyarakat untuk kegiatan olahraga, termasuk ada kegiatan usaha juga di dalamnya. Mudah-mudahan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Bobby menyebutkan, jika dulunya Lapangan Gajah Mada hanya digunakan sebagai lapangan sepak bola, nanti akan ada sejumlah fasilitas olahraga yang akan terbangun diantaranya yakni panjat tebing, sepak takraw, cafetaria, kantor pengelola serta jogging track. Untuk itu, dia mengaku juga telah meminta Kadis Pemuda dan Olahraga Kota Medan untuk berkomunikasi dan berkoordinasi terkait standar sarana olahraga yang dibangun.
“Contohnya, panjat tebing, sudah sesuai apa belum dengan standarnya. Jangan pula nanti sudah dibangun, teman-teman yang menggunakan panjat tebing malah bilangnya gak sesuai, bukan standarnya, nggak safety dan segala macamnya. Jadi, saya minta tolong dikomunikasikan,” jelasnya.
Untuk itu, kepada masyarakat, Bobby berpesan agar fasilitas umum yang telah dibangun dapat dijaga dan dirawat.
"Fasilitas dibangun dengan partisipasi masyarakat. Jadi, mari kita jaga kepercayaan masyarakat yang sudah mau membantu Pemko Medan, caranya dengan kita jaga fasilitasnya, jangan dirusak dan dicoret-coret. Kita cuma minta gunakan dengan semestinya,” pungkasnya.