jaringberita.com - Tanjung Balai: Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Prindag) Pemkot Tanjung balai Ir.Yustina Clara M.si mengaku penetapan target sektor retribusi di OPD nya terlalu besar sehingga sulit dicapai dikerenakan tidak sesuai data dilapangan."Data potensi target retribusi belum sesuai dengan data di lapangan, terlalu besar," kata Ir. Yustina Clara dikonfirmasi. Kamis,(18/1/24).Menurut Clara, penetapan target sebesar 1,5 Milyar merupakan penetapan kepala dinas sebelumnya yaitu Samsul Rizal yang biasa disapa Tok Laut, dan di tahun 2024 target retribusi yang dikelolanya sudah disesuaikan diangka 1 Milyar lebih."Untuk target 1,5 Milyar itu tanyalah tok laut, saya cuma menerima setelah jadi perda, awal cerita yang sebelumnya," Kata Clara berkilah.Untuk diketahui, Pendapatan retribusi pasar tradisional yang dikelola Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Prindag) Pemerintah Kota (Pemkot) Tanjung Balai ditahun 2023 tidak mencapai target.Dari realisasi retribusi tahun 2023, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Prindag) dengan pengelolaan sembilan pasar tradisional dan sewa objek tanah terealisasi hanya Rp 710.903.000 dari target retribusi sebesar Rp 1.595.958.000, atau sebesar 44,54 persen.