jaringberita.com -Rencana pembangunan kawasan desa inovatif yang diimplementasikan dengan model desa berinovasi swasembada pangan.
Hal itu tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Labuhanbatu tahun 2022- 2026, yang disusun secara Tematik, Holistik, Integratif dan Spasial.
Demikian disampaikan Bupati Labuhanbatu, dr H Erik Adtrada Ritonga MKM, pada acara pencanangan kawasan desa berinovasi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi serta kearifan lokal di Desa Sei Rakyat Kecamatan Panai Tengah, Senin (21/11/2022).
Bupati mengajak semua stakeholder untuk menjadikan desa sebagai penggerak inovasi. Nantinya inovasi dan kolaborasi desa akan dipusatkan pada pos pelayanan teknologi tepat guna dan terbuka di berbagai bidang.
Seperti inovasi tata kelola desa, pengelolaan sumber daya alam termasuk di dalamnya mencegah alih fungsi lahan, inovasi pendidikan dan kesehatan, serta inovasi desa wisata.
Kaban Balitbang Labuhanbatu, Zuhri mengatakan pencanangan desa berinovasi tersebut sesuai keputusan Bupati Labuhanbatu nomor 070/237/balitbang/IV/2022.
Saat ini, di Kecamatan Panai Tengah sudah mulai membangun potensi desa menjadi potensi unggulan daerah Kabupaten Labuhanbatu.
Program ini untuk menetapkan kawasan desa berinovasi pada 6 desa yaitu Desa Sei Siarti, Selat Beting, Bagan Bilah, Sei Rakyat, Sei Pelancang dan Sei Nahodaris.
Dikesempatan itu, Bupati beserta Wakil Bupati dan Forkopimda melakukan penanaman benih padi jenis Ngaos Mawar ditengah sawah.