Duh ! Tiga Oknum Polisi di Medan Diduga Terlibat Perampokan Modus COD, Sekarang Begini Nasib Mereka

Faeza
Istimewa
jaringberita.com -Polda Sumut berhasil menangkap tiga dari lima pelaku percobaan perampokan sepeda motor modus Cash Order Delivery (COD) di Jalan Gatot Subroto Medan, Rabu (6/10/2022) malam.

Tiga di antara pelaku disebut sebagai personel kepolisian. Dua pelaku lain yang sudah diketahui identitasnya masih dalam pengejaran.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, dari lima pelaku yang hendak merampok, tiga di antaranya personel polisi.

Mereka disebut bertugas di Polrestabes Medan.

"Info terakhir sudah ditangkap dan ada oknum anggota yang terlibat 3 orang, Polrestabes Medan," jelas Hadi, Jumat (7/20/2022).

Hadi mengatakan, saat ini pelaku upaya perampokan sepeda motor modus COD di Jalan Gatot Subroto itu masih diperiksa Satreskrim Polrestabes Medan.

Dalam kaitan itu, penyidik Propam Polda Sumut juga turun memastikan kebenaran personel yang terlibat.

"Saat ini masih diinterogasi Reskrim Polrestabes dan Propam," ujarnya.

Sebelumnya, seorang pria bernama Benny, warga Kecamatan Pancur Batu menjadi korban percobaan perampokan lima pria mengaku anggota Polda Sumut.

Peristiwa ini bermula ketika memposting foto sepeda motornya yang hendak dijual melalui market place Facebook.

Kemudian, sebuah akun menanggapi dan hendak membeli sepeda motor yang dipostingnya.

Setelah itu, percakapan berlanjut hingga ke WhatsApp dan mereka membuat janji ketemu pada Rabu 5 September malam sekitar pukul 19.00 WIB menggunakan sepeda motor dan membawa serta anak dan istrinya.

Sampai di lokasi, ada dua pria mengendarai sepeda motor mendatanginya mengaku sebagai pembeli.

"Awalnya mereka datang dua orang mengecek unit dan mempelajari cara memakai remot, di situ saya sudah mulai curiga," sebutnya.

Tak lama kemudian, muncul mobil kijang Innova hitam BK 1165 QZ yang berisikan tiga orang laki-laki.

Ketiganya mendatangi Benny dengan menyebut motor yang hendak dijual terlibat masalah.

"Mereka minta saya tidak bergerak. Karena alasannya mereka itu bertugas di Polda Sumut," kata Benny.

Permintaan itu membuat korban curiga sehingga mendesak para pelaku menunjukkan identitasnya. Namun, para pelaku ngotot ingin membawa Benny ke kantor polisi.

Dia meminta jika hendak dibawa ke kantor polisi, ke Polsek Medan Sunggal saja.

Setelah Benny bilang begitu, para pelaku ingin membawa kabur sepeda motor beserta STNK motornya, namun segera dimatikan.

Para pelaku mengancam Benny akan dibawa masuk ke dalam mobil.

"Saya bilang sebentar, biar saya telepon kawan yang di Polda," kata Benny.

Mendengar hal itu, para pelaku langsung kabur.

Padahal, Benny mengaku, hendak mengambil handphone (HP) karena mau menjepret wajah pelaku.

"Mau ku foto, mereka marah, terus kabur. Mau dibawanya STNK sama kunci motor saya," ucap Benny.

Karena para pelaku berusaha kabur, istri Benny yang tengah menggendong anaknya menahan mobil tersebut sehingga membuatnya sempat terluka akibat terseret.

Sementara, surat kendaraan yang sempat diambil dilempar keluar dari dalam mobil.

"Dilemparkannya kunci sama surat ke muka saya. Saya lihat anak saya tercampak, ya saya selamat kan anak saya dan tidak saya kerjar mobilnya," pungkasnya.

Penulis
: Ded
Editor
: La Tansa

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Kapolrestabes Medan Dukung Tim JCS Tampil di Mini Soccer Piala Gubsu 2026

Berita Sumut

Kombes Pol Gidion Ucapkan Terima Kasih Pengabdian dan Dedikasinya Pada 27 Personel Wisuda Purna Bakti

Berita Sumut

Bobby Nasution Harap Polda Sumut Terus Tingkatkan Pelayanan ke Masyarakat

Berita Sumut

Polisi Ungkap Pabrik Liquid Vape di Apartemen Lexing Ton

Berita Sumut

Momentum Hari Bhayangkara ke-79 Kapolda Sumut Mohon Maaf Masih ada Anggota Menyakiti Masyarakat

Berita Sumut

Perang Melawan Narkoba: Polda Sumut Ungkap 32 Kasus dan Sita 201 Kg Sabu, 272 Kg Ganja serta 40.000 butir Ekstasi