jaringberita.com -Alamak, gawat ini. Setelah ramai diberitakan TV, Media Cetak dan Online, korban banjir di kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, pihak kelurahan baru memberikan bantuan.
Pak Lurah Seimati, Eko Hardi baru sibuk membangun dapur umum untuk memasak dibeberapa titik, setelah rumah warganya terendam sejak Sabtu (19/11/2022).
"Mengapa tidak sabtu siangnya dapur umum dibuat untuk membantu warganya yang kelaparan karena direndam banjir,"kesal warga.
Adalah Artha Boru Nenggolan yang rumahnya direndam banjir setinggi pinggang orang dewasa bersama ribuan rumah warga lainnya.
"Kok baru sekarang bantuan pembuatan dapur umum itu dibuat yang seharusnya pada Sabtu siang dapur umum itu dibuat, ini setelah 4 hari banjir meredam baru dapur umum dibuat,"kesal Artha.
Dikatakan, ribuan warga butuh makan, pakaian,pempes untuk bayi dan pempes untuk lansia dan obat obatan karena banyak warga yang sakit direndam banjir.
Kesalnya, selama bajir setinggi pinggang orang dewasa, warga tidak ada melihat Lurah turun kelokasi banjir terutama di kawasan Komplek TKBM (Tenaga Kerja Bongkar Muat)buruh Pelabuhan Belawan.
"Yang kami Lihat hanya Kepala Lingkungan saja yang sibuk disetiap lokasi,"tambah Surti Damanik.
Berbagai bantuan untuk korban banjir di komplek TKBM Sei Mati terus mengalir dari berbagai pihak seperti PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Medan Labuhan,dari pengurus Koprasi Upaya Karya TKBM Pelabuhan Belawan. Sementara dari Kelurahan Sei Mati baru membuat dapur umum.
Banjir air Sei Deli sudah 4 hari merendam ribuan rumah rumah warga di Kecamatan Medan Deli,Kecamatan Titi Papan,Kecamatan Medan Marelan dan.di Kecamatan Medan Labuhan.
Harapan warga korban banjir kepada Pemerintah, bantuan sembako,obat obatan dan pakaian serta Bus untuk mengangkut para pemerja dan anak anak yang akan sekolah.