Raja Charles Berjanji Untuk Setia Melayani Bangsa Inggris


Twitter
Raja Inggris Charles
jaringberita.com - London: Raja Inggris Charles memberikan penghormatan yang tulus kepada mendiang ibu tersayangnya, Ratu Elizabeth dan berjanji untuk melayani Inggris dengan "kesetiaan, rasa hormat, dan kasih sayang" seperti yang telah dilakukan ibunya selama lebih dari tujuh dekade.

Dalam pidato pertamanya pada, Jumat (9/9/2022) Charles memberikan penghormatan kepada ibunya atas pengabdiannya kepada keluarga dan kepada orang-orang yang diperintahnya. Dia mengatakan bahwa kepergian sang ratu membawa kesedihan yang besar dan "rasa kehilangan yang tak terkira".

"Ratu Elizabeth adalah kehidupan yang dijalani dengan baik; sebuah janji dengan takdir yang ditepati dan kematiannya mengundang duka yang begitu dalam," kata Charles dalam pidatonya.

"Janji untuk melayani seumur hidup itu saya sampaikan kembali kepada Anda semua hari ini," sambungnya.

Seperti diketahui, Elizabeth pemimpin Kerajaan Inggris Raya selama 70 tahun, meninggal dunia pada Kamis (8/9/2022) di Balmoral, Skotlandia, pada usia 96 tahun. Kepergiannya mengundang begitu banyak perhatian dari dalam dan luar negeri.

Sebelumnya, Charles mengatakan kepada Perdana Menteri Liz Truss bahwa kematian Ratu Elizabeth merupakan “saat yang ditakutinya”. Wafatnya Elizabeth menjadikan Charles menjadi raja dan kepala negara Inggris dan 14 wilayah lain kerajaan, termasuk Australia, Kanada, Jamaika, Selandia Baru dan Papua Nugini.

Dalam pesan yang disiarkan melalui televisi, Charles (73 tahun) berkaca pada janji ibunya pada 1947 saat berusia 21 tahun untuk mengabdikan hidupnya untuk melayani rakyat, sebuah sumpah yang dia janjikan akan ditiru "sepanjang waktu yang diberikan Tuhan kepada sayasaya".

"Itu lebih dari sebuah janji: itu adalah komitmen pribadi yang mendalam yang mendefinisikan seluruh hidupnya. Dia berkorban untuk melayani," katanya.

"Di mana pun Anda tinggal di Inggris, atau di wilayah kerajaan (Inggris) di seluruh dunia, dan apa pun latar belakang atau kepercayaan Anda, saya akan berusaha melayani Anda dengan kesetiaan, rasa hormat, dan cinta, seperti yang saya lakukan sepanjang hidup saya," imbuhnya.

Charles mengatakan dia telah menjadikan putra sulungnya William sebagai Pangeran Wales yang baru. Gelar itu telah menjadi miliknya selama beberapa dekade dan secara tradisional dipegang oleh pewaris takhta. Istri William, Kate, menjadi Putri Wales, peran terakhir yang dipegang oleh mendiang Putri Diana.

Dia juga mengungkapkan cintanya kepada sang putra bungsu, Pangeran Harry, beserta istrinya Meghan, yang mundur dari tugas kerajaan mereka dua tahun lalu, yang memicu pertengkaran di dalam keluarga dan memicu krisis besar dalam monarki itu.

Pada Sabtu, Charles dijadwalkan untuk diproklamasikan secara resmi sebagai raja pada pertemuan Dewan Aksesi yang diadakan di Istana St James, yang diikuti oleh proklamasi di seluruh negara dalam upacara tradisional Inggris yang megah.

Penulis
: Antara
Editor
: Nata

Tag:

Berita Terkait

Internasional

Brighton Resmi Datangkan Milner dari Liverpool

Internasional

Mac Allister Resmi Bergabung dengan Liverpool

Internasional

Manchester United Dirumorkan Tengah Dekati Mason Mount

Internasional

Atletico Buka Kemungkinan Pinjamkan Joao Felix ke Newcastle

Internasional

Chelsea Resmi Umumkan Pochettino Sebagai Pelatih

Internasional

Newcastle United Memastikan Diri Lolos ke Liga Champions