Penyanyi Ricky Martin Kembali Dituduh Lakukan Pelecehan Oleh Keponakan


Twitter
Ricky Martin

jaringberita.com - Ricky Martin kembali menghadapi tuduhan pelecehan seksual yang lagi-lagi dilayangkan oleh keponakannya, Dennis Yadiel Sanchez, setelah penyanyi Latin itu menggugat Sanchez senilai US$20 juta.

Diberitakan New York Post, Senin (12/9/2022) waktu AS, tuduhan ini dilayangkan pada Jumat (9/9/2022) ke kantor Polisi di San Juan, Puerto Rico.

Dikutip dari CNN, Kamis (15/9/2022), semula tuduhan ini bersifat anonimus. Namun diberitakan Associated Press, laporan ini diketahui berasal dari keponakan Ricky Martin yang sempat membuat heboh beberapa waktu lalu.

"Klaim-klaim ini sangat menyerang dan sepenuhnya di luar kenyataan," kata pengacara Martin, José Andréu-Fuentes, dalam pernyataannya.

"Ketika pria ini sebelumnya membuat tuduhan serupa, kasus hukumnya harus ditarik, paling tidak karena dia sendiri mengakui di bawah sumpah karena Ricky Martin tidak pernah menyerangnya dengan cara apa pun." lanjutnya.

"Kini setelah digugat karena mencoba memeras Tuan Martin, dia mencoba menyebarkan kebohongan lagi," kata Andréu-Fuentes.

"Ini sudah melebihi dibanding ketika media menyetop memberikan publikasi pada orang yang amat bermasalah untuk mendapatkan bantuan yang sungguh dia butuhkan," lanjutnya.

Pada 7 September, Ricky Martin menggugat Sanchez senilai US$20 juta atau setara Rp298 miliar (US$1=Rp14.910) dengan tuduhan percobaan "membunuh" reputasi penyanyi tersebut.

Gugatan itu dilayangkan Martin di San Juan, Puerto Rico, setelah sebelumnya Sanchez mengaku menjadi korban pelecehan Martin dan meminta perintah penahanan terhadap pria 50 tahun itu.

Dalam gugatan tersebut, Sanchez diklaim membombardir Martin dengan pesan melalui media sosial dan berjanji untuk "membunuh reputasi dan integritasnya" bila Martin tidak memberikan dirinya sejumlah uang.

Pada dokumen pengadilan itu, Martin mengaku dirinya menerima serangan pesan langsung selama empat bulan. Bahkan dalam sehari, Martin mengaku mendapat lebih dari 10 pesan.

Menurut Martin, pesan-pesan tersebut dikirim oleh "individu tak bermoral", yang juga membocorkan nomor ponsel penyanyi tersebut di Instagram dan menciptakan akun parodi salah satu anak Martin.

Karena tudingan Sanchez beberapa waktu lalu, Martin mengaku mengalami kerugian hingga jutaan dolar karena banyak perjanjian bisnis yang gagal. Kini, ia meminta ganti rugi hingga US$20 juta sekaligus karena membuat Martin merasa "tidak aman" di Puerto Rico.

Editor
: Nata

Tag:

Berita Terkait

Internasional

Jihyo TWICE Bersiap Untuk Debut Solo

Internasional

Putri Ariani Dapat Golden Buzzer di AGT 2023 dari Simon Cowell

Internasional

Agnez Mo Beri Respon Menohok Usai Diisukan Meninggal

Internasional

Penyanyi Pop R&B Korsel, Junny Tertarik Kolaborasi dengan Musisi Indonesia

Internasional

Taylor Swift Luncurkan Empat Lagu Jelang Konser

Internasional

Avril Lavigne dan Tyga Dirumorkan Resmi Menjalin Asmara