jaringberita.com - New York: Mantan Presiden Uni Soviet Mikhail Gorbachev meninggal dunia di usianya yang ke 91 tahun, Selasa (30/8/2022).
Gorbachev sendiri akan dimakamkan di pemakaman Novodevichy Moskow di sebelah istrinya Raisa setelah upacara perpisahan akan diadakan di Aula Pilar House of the Unions, sebuah rumah ikonik di dekat Kremlin yang telah berfungsi sebagai tempat penyelenggaraan negara. pemakaman sejak zaman Soviet.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga Mikhail Gorbachev, rakyat dan pemerintah Rusia atas berpulangnya Gorbachev.
"Dunia telah kehilangan seorang pemimpin dunia yang terkenal, yang punya komitmen, multilateralis (pendukung prinsip yang berbeda), dan pembela yang tidak kenal lelah untuk perdamaian," katanya dalam sebuah pernyataan yang dibacakan kepada wartawan, Rabu (31/8/2022), dikutip VOA.
"Kemarin malam kami mengeluarkan pernyataan, di mana Sekretaris Jenderal mengatakan ia sangat sedih mengetahui meninggalnya Mikhail Gorbachev, yang ia sebut sebagai salah satu negarawan baik yang telah mengubah sejarah,” terang juru bicara Sekjen PBB, Stephane Dujarric.
Seperti diketahui, Gorbachev dalam sejarah tercatat pada awalnya hendak merevitalisasi Uni Soviet tetapi ia malah melepaskan kekuatan yang menyebabkan runtuhnya komunisme, sehingga negara itu terpecah-pecah dan Perang Dingin berakhir.
Presiden Rusia Vladimir Putin pada Kamis (1/9/2022) juga turut memberikan penghormatan kepada Mikhail Gorbachev. Namun, Putin disebutkan tidak akan menghadiri pemakaman Gorbachev.
Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan, sebelum berangkat untuk perjalanan kerja ke Baltik, Putin mengunjungi sebuah rumah sakit di Moskow, di mana jenazah Mikhail Gorbachev disimpan sebelum pemakaman pada Sabtu (3/9/2022) nanti. Putin pun meletakkan bunga di peti mati Gorbachev.
“Sayangnya, jadwal kerja presiden tidak mengizinkannya melakukan itu pada hari Sabtu, jadi dia memutuskan untuk melakukannya hari ini,” kata Peskov dalam panggilan konferensi dengan wartawan, seperti dikutip dari AP.
Televisi pemerintah Rusia juga menunjukkan Putin berjalan ke peti mati terbuka Gorbachev dan meletakkan buket mawar merah di sebelahnya. Putin berdiri dalam diam selama beberapa saat, menundukkan kepalanya, menyentuh peti mati, membuat tanda salib dan berjalan pergi.
Ketika ditanya apakah Gorbachev akan diberikan pemakaman kenegaraan, Peskov mengatakan pemakaman akan memiliki "elemen" pemakaman kenegaraan, seperti penjaga kehormatan, dan pemerintah akan membantu mengaturnya.
Tetapi, dia tidak akan menjelaskan bagaimana upacara itu akan berbeda dari pemakaman kenegaraan yang lengkap.
Keputusan Putin untuk melakukan kunjungan pribadi ke rumah sakit sambil menjauh dari upacara perpisahan publik hari Sabtu dikombinasikan dengan ketidakpastian seputar status pemakaman seakan mencerminkan kegelisahan Kremlin tentang warisan Gorbachev.
Apalagi, Gorbachev mendapat pujian di Barat karena mengakhiri Perang Dingin, tetapi dicerca oleh banyak warga dalam negeri karena tindakan yang menyebabkan runtuhnya Soviet 1991 dan menjerumuskan jutaan orang ke dalam kemiskinan.