Listrik Batu Bara Bakal Segera Distop


Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif

jaringberita.com -Pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) terus ditingkatkan. Pembangkit listrik yang sekarang memanfaatkan batu bara bertahap akan dihentikan.

Rencana penghentian listrik berbahan bakar batu bara itu sudah tertuang dalam peta jalan (roadmap) antara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bekerja sama dengan Badan Energi Internasional (International Energy Agency/IEA).

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengapresiasi peta jalan bersama IEA. Peta jalan tersebut secara umum berisi transisi energi mencapai target netral karbon atau Net Zero Emission (NZE) pada 2060. Kerja sama ini penting, untuk memitigasi energi-energi hijau yang bisa dikembangkan ke depannya.

“Kami berterima kasih atas kerja sama dan pembuatan tindakan mitigasi lintasan energi yang luar biasa,” kata Arifin dalam keterangannya usai acara Energy Transition Ministerial Meeting (ETMM) di Nusa Dua, Bali, kemarin.

Beberapa aksi mitigasi yang telah diidentifikasi untuk mencapai NZE 2060 antara lain yaitu pengembangan energi baru terbarukan yang semakin dimasifkan. Caranya dengan memfokuskan tenaga surya, dan panas bumi. “Kemudian, secara bertahap menghentikan pembangkit listrik tenaga batu bara,” kata Arifin.

Setelah pembangkit listrik bertenaga batu bara dihentikan selanjutnya adalah memperbanyak penggunaan teknologi yang rendah emisi. Seperti transmisi super grid dan juga penangkapan karbon (carbon capture) dan penerapan peralatan listrik dan konversi ke kendaraan listrik.

“Terakhir adalah implementasi dari peralatan efisiensi energi untuk sektor industri, transportasi dan gedung,” katanya.

Ia juga menekankan penggunaan sumber energi seperti nuklir, hidro dan amonia. Pembangkit listrik tambahan setelah 2030 hanya akan dari energi baru terbarukan. Mulai tahun 2035 akan didominasi variabel EBT, sedangkan pembangkit listrik tenaga nuklir akan masuk ke sistem pada awal 2040.

“Dalam rangka percepatan transisi energi, kami butuh kolaborasi yang kuat di antara negara-negara untuk memastikan rencana ini bisa kita capai. Tentunya, transisi energi butuh dukungan huge financial & numerous effort,” ucap Arifin.

Komitmen dan kolaborasi dari mitra internasional menurutnya juga dibutuhkan untuk memastikan ketersediaan investasi. Dalam scaling up teknologi dan inovasi, menurutnya RI memiliki tantangan yang sama.

“Tantangannya antara lain kita membuat low carbon and clean energy technology lebih mudah diakses dan dijangkau. Teknologi, kerja sama, solusi dekarbonisasi sektor energi,” ucapnya.

Arifin menilai, riset, pengembangan dan penyebaran untuk teknologi generasi selanjutnya perlu menjadi prioritas. Selain itu, kolaborasi semua pemangku kepentingan juga perlu diperkuat untuk memastikan semua potensi termanfaatkan dan semua orang memiliki akses untuk berpartisipasi dalam pengembangan energi hijau.

Sebab itu, ketersediaan, akses teknologi dan pembiayaan menurutnya harus terbuka lebar untuk semua negara. Ia berharap dengan support sepenuhnya bersama IE Amaka roadmap ini akan memberi perspektif internasional tentang perencanaan energi jangka panjang.

“Kami lakukan bersama untuk masa depan yang lebih baik, clean, reasonable and affordable energy, in achieving NZE target,” tegasnya seperti dilansir RM.id.

Direktur Eksekutif IEA, Fatih Birol, memandang, peta jalan Indonesia untuk transisi energi sangat realistis. Hal itu dilihat dari sumber daya alam yang sangat besar. IEA yakin, Indonesia mampu menekan impor minyak untuk kebutuhan energi.

Dana yang dapat dihemat dari pengurangan impor minyak itu, menurut Fatih, akan mampu menutup separuh biaya yang dibutuhkan untuk mengimplementasikan peta jalan transisi energi Indonesia. “Efisiensi, energi terbarukan, dan elektrifikasi adalah tiga pilar lanjutan, dalam periode baru yang harus diambil,” tukas Fatih. ?

Editor
: Dedi

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Kasus Video Suara Rekaman Forkopimda Dukung Capres 02 Dihentikan, Bawaslu Batubara: Tidak Ditemukan Unsur Pidana!

Ekonomi

Tiga Jaringan Pengedar Ribuan Butir Ekstasi Bandar Warga Medan Diburu

Ekonomi

Balita di Batubara Butuh Uluran Tangan Untuk Biaya Operasi

Ekonomi

PWI Sumut Gelar Family Gathering di Batubara

Ekonomi

Oknum Personel Polres Batubara Ditangkap usai Konsumsi Sabu

Ekonomi

Kodam I/BB Bersama RSU Bidadari Santuni 100 Anak Yatim dan Piatu di Batubara