Jalankan Intruksi, Ketum Apresiasi GANNA Sumut Tinjau Pasar Nawa Cita


Pasar Nawa Cita

jaringberita.com -Medan | Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Anti Narkotika Nusantara Amartha (GANNA) Sumut, langsung bergerak. Intruksi Ketua Umum (Ketum) GANNA, BRM Dimas Bayu Amartha, untuk meninjau lokasi Pasar Nawa Cita di Jalan Irian Barat Pasar Hitam I Sempali, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) dilaksanakan.

Pimpinan Yayasan Royal Amartha Nusantara itupun memberi apresi terhadap DPW GANA Sumut, karena sudah menjalankan inturksinya lewat pesan suara (voice messages) di Grub WhatsApp DPW GANNA Sumut. Terkhusus buat Bunda Nurida dan Roni, karena sudah melaksanakan instruksinya untuk mengecek lokasi calon pasar yang akan dikerjakan nantinya.

"Terkhusus buat bunda Nuraida dan pak Roni dan trekan-rekan yang melaksanakan itruksi saya untuk cek lokasi calon pasar yang akan kita kerjakan nantinya,"ujar pemilik Yayasan Royal Amartha Nusantara

Yayasan RAN sebelumnya membuat nota kesepakatan bersama dengan Koperasi Jasa Pasar Nawa Cita (JPNC) terkait pelaksanaan program kemitraan rencana pembiayaan pembangunan dan pengembangan pasar moderen

Harapan Dimas, muda-mudahan tidak ada traubel dan diberi kemudahan serta kondisinya aman. Baik dari legalnya koperasi serta hasil verifikasi yang nantinya akan dikomprom.

Kata beliau, maka proyek tersebut, sahamnya atau modalnya dari Amarta Nusantara. "Khusunya dari saya pribadi"terangnya.

Oleh karena itu, tambah beliau, diharapkan rekan-rekan (DPW GANNA Sumut) bisa sama-sama medukung dan membantu untuk berkarya dalam dengan gharapan bisa bermanfaat untuk masyarakat banyak.

Sebelumnya, didampingi Humas GANNA Sugito mengungkapkan, kalau Yayasan RAN sudah melakukan kerjasama dengan berbagai pihak. Hal ini merupakan program lanjutan dan pengembangan muatan kerjasama dalam bentuk nota kesepahaman.

Dalam hal ini, koperasi JPNC sebagai pemilik lahan bermaksud mencari mitra strategis untuk melakukan pembangunan dan pengembangan pasar modern, dan kami dari pihak Yayasan RAN bersedia menjadi investor.

"Bagi kami, pembangunan harus merata (inklusif), berkeadilan dengan pengarusutamaan gender sebagai mainstream. Insya Allah kami dapat mendampingi penyusunan kebijakan secara teknis untuk mendukung pelaksanaan pembangunan yang ada di Deli Serdang khususnya,” ungkap Ketua Umum Yayasan RAN tersebut.

Ketua pengawas koperasi JPNC, Sudiono menjelasakan sudah ada 3000 pelanggan yang menunggu hadirnya Pasar modren tersebut.

Dikatakan Sudiono, dalam MoU ini Yayasan RAN melakukan proses investasi sebesar Rp50 miliar sesuai dengan Summary dan RAB yang telah disetujui oleh kedua belah pihak.

Sementara asset yang dimiliki koperasi JPNC, imbuhnya, berupa luas lahan tanah seluas 5,8 hektar yang akan dibangun pada Tahap I dan II.

Penulis
: Dedi
Editor
: Dedi

Tag:

Berita Terkait