Dinkes Sumut Surati Daerah Untuk Antisipasi Dini Cacar Monyet


Pixabay
Ilustrasi
jaringberita.com - Medan: Dalam upaya mengantisipasi penyebaran cacar monyet (monkeypox), Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengaku akan menyurat Kabupaten/Kota sebagai tindak lanjut surat edaran Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI untuk mewaspadai penyakit tersebut.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Sumut, Syarifah Zakia mengatakan, selain melakukan penyuratan, mereka juga akan melakukan sosialisasi terkait Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) melalui Promkes kepada masyarakat.

"Begitu juga masyarakat diminta untuk terus menjaga protokol kesehatan (prokes)," ungkapnya, kemarin.

Lebih lanjut Syarifah menjelaskan, dalam mencegah penyebaran cacar monyet, dia menyarankan agar menghindari kontak secara langsung yaitu melalui sexual contact atau bersentuhan dengan orang yang terinfeksi.

"Karena penularannya bisa dari benda yang terkontaminasi virus tersebut. Memang masa prodromal kemungkinan tertular sangat kecil, tapi begitu ruam-ruam muncul maka resiko untuk penularan dari satu manusia ke manusia lain akan lebih tinggi," jelasnya.

Untuk itu, lanjut dia, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dalam melakukan pengawasan di pintu-pintu masuk negara baik laut, darat dan udara. Hal itu, dengan cara melakukan pemeriksaan terhadap pelaku perjalanan yang apabila dicurigai dengan tanda-tanda yang ada.

"Gejala dari monkeypox itu yakni ada demam, pembesaran kelenjar lymp, ruam di wajah, telapak tangan, kaki dan sebagian ada juga di alat genitalia. Masa inkubasinya antara 21 hari sampai dengan 28 hari," terangnya.

Seperti diketahui, pemerintah melalui Kemenkes RI telah mengumumkan temuan kasus pertama cacar monyet di Indonesia yang didapatkan dari seorang pria berusia 27 tahun yang berada di DKI Jakarta.

Untuk itu, Ketua Ikatan Dokternya Indonesia (IDI) Cabang Medan dr Wijaya Juwarna SpTHT-KL mengingatkan agar tetap waspada. Apalagi, sebut dia, saat ini pandemi Covid-19 belum berakhir.

"Masyarakat dan khususnya tenaga medis diharapkan tetap waspada. Karena selain kasus Covid-19 belum berakhir, kini muncul kasus baru terkonfirmasi monkeypox," ujarnya.

Wijaya menjelaskan, penyakit cacar monyet merupakan zoonosis yang disebabkan virus monkeypox (anggota genus Orthopoxvirus dalam keluarga Poxviridae) yang umumnya terjadi di Afrika Tengah dan Afrika Barat. Penyakit ini dapat bersifat ringan dengan gejala yang berlangsung 2-4 minggu, namun bisa berkembang menjadi berat dan bahkan kematian (tingkat kematian 3-6%).

"Penularan kepada manusia terjadi melalui kontak langsung dengan orang ataupun hewan yang terinfeksi, atau melalui benda yang terkontaminasi oleh virus tersebut," jelasnya.

Dia menuturkan, sejak tanggal 13 Mei 2022, organisasi kesehatan dunia (WHO) telah menerima laporan kasus-kasus monkeypox yang berasal dari negara non endemis, dan saat ini telah meluas ketiga regional WHO yaitu regional Eropa, Amerika dan Western Pacific.

Negara non endemis yang telah melaporkan kasus meliputi Australia, Belgia, Kanada, Perancis, Jerman, Italia, Belanda, Portugal, Spanyol, Swedia, Inggris dan Amerika (per tanggal 21 Mei 2022). Penyelidikan terus dilakukan untuk mengetahui pola penularan di negara-negara non endemis Monkeypox.

"Berdasarkan laporan WHO, sebagian besar kasus dilaporkan dari pasien tidak memiliki riwayat perjalanan ke negara-negara endemis dan sebagian kasus berhubungan dengan adanya keikutsertaan pada pertemuan besar yang dapat meningkatkan risiko kontak baik melalui lesi, cairan tubuh, droplet dan benda yang terkontaminasi," terangnya.

Oleh karena itu, kata Wijaya, IDI berharap pemerintah, termasuk fasilitas pelayanan kesehatan, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), SDM Kesehatan, dan para pemangku kepentingan melakukan kewaspadaan dini terkait penemuan kasus monkeypox ini.

Penulis
: Nata

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

PLN UIP3B Sumatera-Kejati Sumut Bangun Kolaborasi Strategis untuk Keberlanjutan Energi dan Pengamanan Aset

Berita Sumut

Bobby Nasution Harap Polda Sumut Terus Tingkatkan Pelayanan ke Masyarakat

Berita Sumut

Polisi Ungkap Pabrik Liquid Vape di Apartemen Lexing Ton

Berita Sumut

Kenaikan Pangkat Personel Jajaran Poldasu, Tegaskan Komitmen Polri yang Humanis dan Presisi

Berita Sumut

Polda Sumut Gelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-79, Tegaskan Komitmen Melayani dan Berbenah

Berita Sumut

Momentum Hari Bhayangkara ke-79 Kapolda Sumut Mohon Maaf Masih ada Anggota Menyakiti Masyarakat